Kapal PMI Karam di Malaysia, Lima Orang Asal Lotim Dilaporkan Meninggal
SUARAINDO.ID | 18/12/2021 06:16
Kapal PMI Karam di Malaysia, Lima Orang Asal Lotim Dilaporkan  Meninggal
Ilustrasi kapal tenggelam. freepik.com

SuaraIndo.id—- Satu unit kapal yang mengangkut 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) diduga non prosedural dilaporkan mengalami kecelakaan laut Dipantai Tanjung Balau Kota Johor Baru Malaysia Rabu Lalu.

Berdasarkan surat telegram yang diterima Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Baru, lima warga Lombok Timur dilaporkan meninggal dunia yang masuk dalam rombongan pemberangkatan tersebut.

Kelima PMI asal Lombok Timur tersebut yakni Gunaman Warga Desa Lenek Rabanbiak Kecamatan Lenek, Yoan Eki Sudiatma Warga Dusun Kedondong Daya Kecamatan Pringgasela, Dedi Suryadi Warga Desa Anjani Timur Kecamatan Suralaga, Samsudin dan Alwi Warga Kecamatan Jerowaru.

Kepala Dinas Tenagakerja Dan Transmigrasi Lombok Timur Supardi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini kapal yang mengalami kecelakaan laut akibat gelombang tinggi tersebut sedang ditangani.

Berdasarkan informasi yang diterima, jumlah penumpang kapal sekitar 50 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia, terdiri dari tujuh laki dan empat perempuan lima diantaranya warga Lombok Timur.

Selain itu, sebanyak 14 orang ditemukan selamat dan diamankan oleh Angkatan Tentara Malaysia di Tanjung Sepang Kota Tinggi Malaysia.

Supardi menambahkan, calon PMI yang selamat yang mengalami luka luka, juga ditangani dan mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit setempat, karena ada sebagian sangat kritis.

Sementara sisa dari penumpang kapal sebanyak 25 orang masih belum ditemukan. Saat ini petugas setempat masih dalam pencarian untuk mengetahui kondisi pmi tersebut.

Lebih lanjut Supardi mengatakan PMI yang selamat sudah mengikuti proses pemeriksaan Covid-19 dan semua dinyatakan non reaktif.

Dari kapal yang terhempas ombak tersebut, petugas menemukan sejumlah dokumen penting milik PMI, seperti paspor, sertifikat vaksin hingga Kartu Tanda Penduduk Elektronik milik PMI.

suaraindo.id

 

 


BERITA TERKAIT