PKS Sebut PSI Ngoyoworo Soal Tawaran Uang untuk Membangun Koalisi Tandingan Gibran
SOLOTRUST.COM | 07/08/2020 12:30
PKS Sebut PSI Ngoyoworo Soal Tawaran Uang untuk Membangun Koalisi Tandingan Gibran
Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail

SOLO, solotrust.com- Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail menilai kabar berkembang terkait adanya transaksi politik untuk membangun kapal koalisi antara PKS, PAN dan PSI tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Itu yang menghubungi siapa, saya belum pernah ketemu Pak Anung (Anung Indro Susanto-red) sama sekali. Bahkan saya baru bertemu dengan Golkar dan Gerindra pasca rekomendasi dari PDIP itu turun. Itu dibuat-buat atau seperti apa," ujarnya saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/8/2020).

Kendati demikian, Ghofar membenarkan bahwa PKS tengah bersiap membangun kapal koalisi untuk menciptakan lawan pasangan Gibran-Teguh. Hal itu semata untuk menciptakan demokrasi sehat di Kota Solo.

"Kabar ini terkesan ngoyoworo. Seakan-akan kita terlibat dalam skenario tersebut. Sebenarnya keberatan disebut, tapi ya sudahlah," imbuhnya.

Sebelumnya beredar kabar PSI ditawari segepok uang untuk membangun koalisi tandingan Gibran di Pilkada Solo.

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, Antonius Yogo Prabowo mengaku ditawari sejumlah uang untuk membangun perahu koalisi melawan Gibran Rakabuming Raka. Dia mengungkapkan tawaran tersebut datang dari salah satu partai non parlemen Solo.

Menurut Yogo, tawaran tersebut datang kepada dirinya belum lama ini. Dia menyebut jumlah uang tersebut cukup fantastis baginya.

"Mendekati Rp 1 miliar untuk satu kursi PSI di legislative." Paparnya, Jumat (7/8/2020).

Namun demikian, Yogo enggan menyebut partai yang menawari dirinya tersebut secara gamblang. Begitu menerima tawaran tersebut, lanjut Yogo, dirinya langsung mengkomunikasikan hal itu ke DPP PSI.

"Dari keteranganya nanti akan mengusung Achmad Purnomo-Anung Indro Susanto," imbuhnya. (awa)

SOLOTRUST.COM


BERITA TERKAIT