Pemadaman Lampu Jalan di Kediri Bisa Diperluas
BACAINI.ID | 08/07/2021 22:17
Pemadaman Lampu Jalan di Kediri Bisa Diperluas
Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

Bacaini.id, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri menyatakan pemadaman penerangan jalan umum yang dilakukan semalam sukses menekan aktivitas warga. Area pemadaman juga akan diperluas hingga barat sungai, sambil melihat evaluasi.

Kepala Dinas Perkim Kota Kediri Hadi Wahjono mengatakan pemadaman lampu di lima rute semalam sukses mengendalikan aktivitas warga di jalan. Lima rute jalan yang dipadamkan adalah:

Rute 1) Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Jalan Erlangga, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Brawijaya,
Rute 2) Jalan Teuku Umar sampai Jalan Imam Bonjol,
Rute 3) Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Pattimura, Jalan Yos Sudarso,
Rute 4) Jalan Pemuda, Jalan Joyoboyo, Jalan Kilisuci,
Rute 5) Jalan Dhoho sampai Jalan Panglima Besar Sudirman.

“Dalam menerapkan kebijakan PPKM darurat se-Jawa Bali, kami melakukan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) di 5 rute jalan mulai pukul 20.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari,” terangnya, Selasa, 6 Juli 2021.

Hadi menyebutkan, pihaknya bersama dengan Walikota Kediri dan gugus tugas penanganan Covid-19 langsung melakukan evaluasi. Hasilnya, upaya ini dinilai efektif untuk mengurangi kerumunan. “Kemarin setelah dilakukan pengecekan dan evaluasi, kerumuman-kerumanan sudah tidak ada,” ucap Hadi.

Hadi menjelaskan saat ini pemadaman berfokus di area tengah Kota Kediri atau wilayah timur sungai. Sebab dari hasil survei yang dilakukan, kerumunan banyak didominasi di area tengah Kota Kediri.

“Tapi bukan tidak mungkin, area barat sungai juga akan diterapkan kebijakan serupa, tinggal nanti kita lihat dari hasil evaluasi dan perkembangan kondisi kedepannya seperti apa, yang jelas pemantauan terus kami lakukan,” terangnya.

Ia berharap dengan upaya ini dapat menekan angka kasus Covid-19 di Kota Kediri dengan signifikan. “Saya kira harapan kita semuanya, ingin supaya kasus Covid-19 di Indonesia utamanya di Kota Kediri ini kembali menurun bahkan hingga zero cases,” pungkas Hadi.

bacaini.id


BERITA TERKAIT