Pemkot Kediri Operasionalkan Lagi Bus Sekolah
BACAINI.ID | 13/10/2021 16:08
Pemkot Kediri Operasionalkan Lagi Bus Sekolah
Bus Sekolah pengganti melintas di dekat sebuah Metro Mini di Terminal Bus Blok M, Jakarta, 21 Desember 2015. Ratusan unit angkutan bus sedang terjaring razia dan dikandangkan karena sudah tak laik jalan. ANTARA/M Agung Rajasa
 

Bacaini.id, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri mulai melakukan uji coba operasional bus sekolah gratis antar jemput siswa sekolah. Sebanyak tiga armada bus beroperasi sebagai fasilitas dari Pemkot Kediri untuk siswa yang terkendala transportasi ke sekolah.

Bus sekolah ini mulai beroperasi pukul 06.30 WIB di titik kumpul tiap kecamatan. Selanjutnya untuk jam operasional pulang menyesuaikan dengan kepulangan siswa, rentang pukul 10.00 – 11.00 WIB.

Salah satu penumpang bus sekolah, Umi Fadhilah, siswa Kelas 2 SMPN 5 Kediri mengaku sangat terbantu dengan adanya bus sekolah. Sebelumnya, ia selalu diantar ibunya dari rumahnya di Kelurahan Ketami menggunakan sepeda.

“Kemarin hari Selasa, ada bus sekolah lewat Terminal Kresek dan sopir bus itu menghampiri ibu saya, menawarkan antar jemput menggunakan bus sekolah. Sopir bus itu juga bilang ke ibu kalau nggak usah takut karena ini bus sekolah dari Pak Wali. Sopir itu juga menjamin keselamatan saya saat berangkat dan pulang sekolah,” ujar Umi, Rabu 13 Oktober 2021.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan fasilitas bus sekolah gratis ini dapat mengakomodir kebutuhan siswa di Kota Kediri yang terhalang transportasi menuju sekolah.

“Bus sekolah mulai kembali dioperasikan ini setelah hasil pertimbangan banyak siswa yang terkendala orang tua tidak bisa mengantar ke sekolah. Dengan begitu, para siswa dapat kembali menikmati layanan bus sekolah seperti sebelum pandemi. Tentunya, protokol kesehatan yang ketat akan tetap diterapkan untuk menjamin keamanan para siswa,” ujar Mas Abu.

Sementara itu, beberapa penyesuaian juga diterapkan dalam operasional bus sekolah ini. “Kami telah koordinasikan hal ini dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri dan Satgas Covid. Dari hasil koordinasi tersebut tercetus beberapa peraturan yaitu kapasitas maksimum penumpang bus sebanyak 20 orang termasuk 2 kru. Lalu tiap akhir rute, bus langsung disemprot dengan desinfektan,” ujar Didik.

Sebelum memasuki bus, akan dilakukan pengecekan suhu dan penggunaan hand sanitizer pada penumpang. Sopir bus juga dilengkapi dengan masker dan face shield.

“TIga hari berjalan, kursi penumpang masih belum terisi penuh. Namun kami tetap jalankan bus tersebut, sembari juga mensosialisasikan di media sosial kami,” tambah Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Kediri Gede Dibyo. (*)

The post Pemkot Kediri Operasionalkan Lagi Bus Sekolah appeared first on Bacaini.id.


BERITA TERKAIT