Takut Rugi Akibat Banjir, Petani di Palangkaraya Panen Sayur Lebih Cepat
KontenKalteng.COM | 14/09/2022 18:33
Takut Rugi Akibat Banjir, Petani di Palangkaraya Panen Sayur Lebih Cepat
Daun Bawang. TEMPO/Kink Kusuma Rein

Palangkaraya - Tidak mau merugi akibat meluasnya banjir, sejumlah petani di wilayah transmigrasi Desa Kelampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng, terpaksa memanen sayur mayur yang mereka tanam lebih cepat, padahal masa panennya masih lama.

Lurah Kalampangan, Yunita Martina melaporkan saat ini lahan pertanian yang tergenang air yakni di RT 02 RW 03. Ketinggian air sudah naik mencapai 10 centimeter.

“Ada kenaikan debit air pada panel di Jalan Manunggal pada angka 10 cm dan jalan di Gang Baru sebagian sudah terendam air,” sebut Martina, Rabu (14/9/2022).

Saat ini kata dia, lahan pertanian pekarangan juga sudah mulai terendam air, khususnya di Jalan Durian 3. 

“Kondisi ini juga sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian dan BPBD Kota Palangkaraya,”ujarnya.

Seperti diketahui, banjir yang terjadi di wilayah Kota Palangkaraya makin meluas. Sejumlah kelurahan tergenang air akibat curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini.

Meningkatnya debit air Sungai Kahayan ini rupanya juga berdampak terhadap pertanian di wilayah Kelurahan Kalampangan. Sejumlah tanaman aneka sayur terendam.

 

**


BERITA TERKAIT