Sudah Diutangi Uang Mahar oleh Calon Istri, Pria Ini Malah Batalkan Rencana Pernikahan
KABARMAKASSAR.COM | 02/04/2019 14:20
Sudah Diutangi Uang Mahar oleh Calon Istri, Pria Ini Malah Batalkan Rencana Pernikahan
Pelaku Syamsul Haedi (27) diamankan oleh tim Crime Fighters Polres Pinrang dirumahnya tanpa perlawanan pada hari Senin (1/4)(Foto : Sulistiawati)

KabarMakassar.com-- Seorang pemuda asal kampung Data kecamatan Duampanua kabupaten Pinrang, yang berprofesi sebagai pelayaran diamankan tim Crime Fighters Resmob Polres Pinrang.

Syamsul Haedi (27) diamankan oleh tim Crime Fighters Polres Pinrang dirumahnya tanpa perlawanan pada hari Senin (1/4), jelas Kanit Resmob Bripka Aris SH saat ditemui di ruang kerjanya.

"Awal kejadian ini terjadi pada tanggal 2 Maret 2019 pukul 16.40 wita di kampung Data kecamatan Duampanua kabupaten Pinrang. Dimana korban yang bernama Jusriani Bin Jumaing (27) telah mengalami tindak kejahatan penipuan yang dilakukan oleh Syamsul Haedy (27) lelaki yang menjadi tunangannya" Jelas Bripka Aris.

BACA JUGA: Nurdin : Dana Desa Bukan Pengerjaan Proyek Infrastruktur Semata

"Jusriani dan Syamsul yang akan melaksanakan pernikahan akhirnya kandas ditengah jalan, setelah Jusriani mengetahui bahwa Syamsul telah membatalkan rencana pernikahan tersebut, sedangkan undangan pernikahan telah beredar" tambahnya

Uang panaik yang akan digunakan Syamsul untuk melamar Jusriani dalam pernikahannya adalah sebahagian milik Jusriani. Dimana jumlah uang panaik yang disepakati bersama adalah Rp 20.000.000,- ( dua puluh juta rupiah) akan tetapi karena uang milik Syamsul tidak mencukupi untuk dijadikan uang panaik, Jusriani langsung mengambil langkah untuk membantu meringankan beban Syamsul dengan membantu uang dengan jumlah Rp 5.000.000,- ( lima juta rupiah).

Jusriani yang sangat kecewa dan tak tahan menahan malu terhadap perlakuan Syamsul di hadapan keluarganya, akhirnya meminta kepada Syamsul untuk mengembalikan uang tambahan tersebut yang telah ditransfer Jusriani melalui rekening Syamsul.

"Jusriani yang menghubungi Syamsul agar mengembalikan uang tersebut tidak mendapat respon positif dari Syamsul. Dan selanjutnya Jusriani langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib dalam hal ini Mapolsek Duampanua" ucap Aris.

BACA JUGA: Peserta UNBK SMAN 2 Tana Toraja Diawasi CCTV

Berdasarkan laporan Jusriani kepada pihak Mapolsek Duampanua dan di back up oleh tim Crime Fighters Resmob Polres Pinrang yang dipimpin langsung Kanit Buser Bripka Aris SH. Pelaku tindak penipuan Syamsul akhirnya di amankan dirumahnya tanpa perlawanan dan langsung dibawah ke Mapolres Pinrang.

Dari hasil introgasi kepada pelaku Syamsul, dirinya mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan penipuan uang panaik kepada Jusriani sejumlah Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) dan tidak mengembalikannya. Pelaku saat ini sudah di tahan di Mapolres Pinrang untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Penulis : Sulistiawati

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT