Anak Bau Kencur Berhasil Retas Beberapa Akun FB
KABARMAKASSAR.COM | 31/07/2019 14:03
Anak Bau Kencur Berhasil Retas Beberapa Akun FB

KabarMakassar.com -- Anak bau kencur ini berhasil retas beberapa akun FB. Jefri (17) siswa kelas 3 Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) jurusan Jaringan Komputer berhasil diamankan oleh Anggota Subdit V Cyber Crime atas kasus Illegal Accses atau Hacker Akun FB atau Facebook.

Sebelum diamankan polisi, Jefri telah berhasil meretas dan menguasai 5 akun Grup Facebook (FB) dengan jumlah anggota yang tergabung didalamnya cukup banyak.

BACA: 

"Pelaku (Jefri) membobol setiap akun Grup FB lalu mengeluarkan semua admin dan moderator yang mengendalikan Grup tersebut, salah satunya adalah Grup FB Lembaga Info Kejadian Makassar Kota (L-IKMK) dengan anggota grup yang tergabung sebanyak 620.000," kata Kosubit Penmas Polda Sulsel, Kompol Moch Arsyad, pada wartawan di Polda Sulsel, Selasa (30/7).

Sementara Dicky Armawan yang juga ikut di amankan polisi sebagai penada karena ikut membeli akun FB tersebut lalu kemudian menjualnya kembali dan mendapatkan keuntungan 2 kali hingga 3 kali lipat dari harga yang dibeli.

"Pada tanggal 11 juli 2019 pelaku menjual grup L-IKMK kepada Dicky Arwanda seharga 500 Ribu, dan selanjutnya Dicky Arwanda menjual kembali grup FB tersebut kepada salah seorang yang dikenalnya melalui media sosial dengan nama DTM seharga 1,7 juta," sambungnya.

Kedua pelaku disebut berhasil diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan diketahui bahwa pelaku berlokasi di Kota Palembang, Prov. Sumatera Selatan.

Setelah ditelusuri, tanggal 23/7 pelaku (Penada) Dicky Arwanda dimankan di rumahnya di jalan. KH. Wahidin Hasyim. Lrg. Syailendra, kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara Jefri (Hacker) diamankan didepan Bank BNI jalan Seriang Kuning, Blok I No. 3, Kota Raya, Kab. Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

"Dari hasil pengakuan kedua tersangka menyebut bahwa selain akun grup FB, akun Instagram serta akun Youtube juga turut ikut di retas untuk diperjual belikan" pungkasnya.

Di tempat yang sama Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel, AKBP Musa Tampubolon maengatakn adapun kasus tersebut disebutkan telah merugikan banyak orang dalam hal melakukan aktifitasnya di grup atara lain jual beli dan lainya.

"Setelah diambil alih grup ini kemudian secara otomatis anggota-anggota yang tergabung di grup itu tidak bisa melaksanakan kegiatannya" terangnya.

Kedua pelaku tersebut dijerat Pasal 46 ayat 3 Jo. Pasal 30 ayat (3) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI. No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo. Pasal 480 Ayat 1e dan 2e. KUH Pidana, dengan ancaman hukuman paling lama 8 (delapan) tahun penjara dan/atau denda paling banyak 800 juta.

Barang bukti yangh berhasi di amankan yaitu 1 unit handphone androit merek VIVO Y91, 1 unit SAMSUNG, dan 1 unit HUAWEI.

Adapun akun yang telah diretas selain dari L-IKMK yaitu:
- Grup jual beli besi tua, tanah kavling/rumah,
- Jual Beli Motor Bekas Jombang,
- Jual Beli Motor 2,5 Juta Kebawah Jombang Beriman,
- Jual Beli Motor Pedotan Jombang (JPJ)

(Isak Pasa'buan/Nor Syakila)


BERITA TERKAIT