Hebatnya Petani Pinrang, Masih Panen Raya di Musim Kemarau Panjang
KABARMAKASSAR.COM | 25/10/2019 18:33
Hebatnya Petani Pinrang, Masih Panen Raya di Musim Kemarau Panjang

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah, mengapresiasi peran aktif pemerintah Kabupaten Pinrang dalam hal pengelolaan sumber daya air, sehingga meski dalam keadaan musim kemarau yang panjang dan kering, sebahagian besar petani masih bisa melakukan panen.

Hal ini disampaikan Gubernur Nurdin Abdullah menghadiri Panen Raya padi yang digelar pemerintah Kabupaten Pinrang yang dipusatkan di Desa Marannu Kecamatan, Mattiro Bulu. Jum'at, (25/10).

Baca lainnya:
SYL Dipanggil ke Istana, Ini Sosok Mantan Gubernur SulselĀ 
Peninggalan Almarhum B.J Habibie Di Kota Kelahirannya di ParepareĀ 

Gubernur Nurdin Abdullah juga berkesempatan melakukan panen dengan menggunakan Combine Harvester Bersama Bupati Pinrang Irwan Hamid, Ketua DPRD Kabupaten Pinrang Muhtadin dan Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang sempat hadir.

Bupati Pinrang Irwan Hamid dalam Sambutannya menyampaikan kondisi topografi Pinrang adalah salah satu keuntungan sehingga sektor pertanian menjadi salah satu sektor andalan di Kabupaten pinrang.

Irwan juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dalam musim kemarau Panjang ini, para petani masih bisa melakukan panen, hal ini adalah berkat sinergitas antar semua stake holder terkait dan juga peran seluruh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang ikut membantu memberikan pemahaman kepada para petani terkait tata kelola pengairan.

Sementara itu, Gubernur Nurdin Abdullah mengungkapkan kekagumannya atas apa yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mengorganisir penggunaan irigasi, hal ini terbukti, berkat kerja keras dan sinergitas yang dibangun, Petani dapat merasakan manfaat yang sangat besar.

"Panen ini bukan hanya peran satu pihak, pasti banyak yang berperan sehingga panen raya ini dapat terwujud," ungkap Nurdin.

Nurdin juga mengajak kepada para petani untuk meninggalkan cara lama dalam pengolahan pertanian dan beranjak kearah yang lebih modern dimana waktu produksi pendek dengan hasil yang berlimpah.

"Impact dari produksi berlimpah ini haruslah mengarah kearah kesejahteraan rakyat,"pungkas Nurdin.


BERITA TERKAIT