Pesawat Buatan Montir Chaerul Gagal Terbang, Tidak Membuatnya Putus Asa
KABARMAKASSAR.COM | 02/12/2019 14:15
Pesawat Buatan Montir Chaerul Gagal Terbang, Tidak Membuatnya Putus Asa
Ilustrasi pesawat Cessna. REUTERS

KabarMakassar.com -- Pesawat Model Ultralight, buatan montir Chaerul, Warga Langga, Kelurahan Pallameang, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, setelah dilakukan uji coba terbang, di Lapangan Malimpung, Kecamatan Patang Panua, Kabupateb Pinrang, Sulawesi Selatan, gagal terbang.

Mantan penerjun Kopassus Kapten Halid, yang selalu mendampingi Chaerul,mengatakan kendala utama yang dihadapi sehingga gagal terbang adalah landasan yang tidak rata. “Banyak gundukan tanah dan lubang yang membuat pesawat sulit terbang,” kata dia di lapangan Malimpung, Minggu (1/12)

Ia mengaku pesawat terbang itu sempat terbang setinggi 50 meter, namun terjatuh ke kanan saat diterpa angin "Dari hasil uji terbang, kami akan melakukan evaluasi kembali dari uji coba tadi yang gagal terbang, termasuk juga pada Chaerul jadi pilot, belum terlalu menguasai cara terbang pesawat," kata Halid.

Lebih lanjut, Halid menambahkan pasca uji coba kedua yang dilakukan ini, pihaknya akan mengevaluasi kegagalan itu, sehingga pesawat ini bisa mengudara. Sementara itu, Chaerul  mengatakan bahwa pesawat buatanya tersebut hanya bisa terbang setinggi 10 sentimeter. Diuji bekas pangkalan terbang di Malimpung, Kecamatan Patang Panua, pesawat buatan Chaerul malah miring ke kiri.

“Setelah dilakukan uji coba terbang, pesawatnya selalu berat pada sayap kiri,” kata Chaerul. Dari hasil uji coba, kata Caherul, dirinya mengambil kesimpulan bahwa pesawatnya masih perlu beberapa pembenahan pada sejumlah bagian, termasuk pada sayap.

Chaerul mengaku sempat grogi saat pesawat buatannya hendak take off, ia juga akan memperbanyak belajar dalam memperkemudikan pesawat. “Kegagalan Ini akan menjadi pelajaran juga buat saya dan tentunya saya akan memperbanyak belajar kemudikan pesawat terbang,” ujarnya.


BERITA TERKAIT