Tarif Surat Bebas Covid-19 di RSUD Lasinrang Rp 540 Ribu, Dasarnya SK Bupati Pinrang
KABARMAKASSAR.COM | 04/06/2020 10:30
Tarif Surat Bebas Covid-19 di RSUD Lasinrang Rp 540 Ribu, Dasarnya SK Bupati Pinrang
Ilustrasi rapid test. ANTARA

KabarMakassar.com — Surat keterangan hasil rapid test bebas Covid-19, yang dikeluarkan RSUD Lasinrang Kabupaten Pinrang menuai sorotan masyarakat setempat.

Musababnya, jika ingin mendapatkan surat keterangan tersebut, masyarakat harus mengeluarkan biaya sebesar Rp540 ribu. Nilai tersebut dianggap terlalu tinggi dan membebani masyarakat.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Humas RSUD Lasinrang, Sriyanti Mas’ud mengatakan, biaya sebesar Rp540 ribu tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dalam hal ini SK Bupati Pinrang.

“Itu sesuai SK Bupati Pinrang. Biaya rapid test sebesar Rp500 ribu, sedangkan untuk keterangan berbadan sehat Rp40 ribu. Itu sudah sesuai regulasi yang ada, makanya kami terapkan,” kata Sriyanti, kepada KabarMakassar, Rabu (3/6).

Sriyanti menjelaskan, yang bertanda tangan di surat keterangn tersebut adalah dokter spesialis patologi klinik (dokter laboratorium), yang untuk di Kabupaten Pinrang tidak ada di tempat lain, selain di RSUD Lasinrang.

“Kami baru semingguan menerima rapid test, jumlahnya sudah membludak hingga 100-an lebih orang. Sebelumnya kami arahkan ke Parepare, karena belum ada dasar kami untuk menerima,” ujarnya.

Menaggapi hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Pinrang, Andi Bahrun meminta Pemerintah kabupaten Pinrang untuk mengkaji ulang besaran biaya yang hafrus dikelauarkan masyarakat jika ingin mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 tersebut.

“Kalau memang itu adalah kebijakan pemda, harusnya pemda mengkaji ulang terkait besaran biaya rapid test Covid-19 itu. Masyarakat sudah cukup menderita akibat pandemi ini, jangan ditambah lagi dengan biaya seperti itu,” sesalnya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT