Anggota DPRD Makassar dari PKS Jadi Tersangka Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19
KABARMAKASSAR.COM | 14/07/2020 10:40
Anggota DPRD Makassar dari PKS Jadi Tersangka Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19
Anggota DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso

KabarMakassar.com — Polda Sulsel menetap Andi Hadi Ibrahim Baso anggota DPRD Makassar sebagai tersangka dalam kasus pengambilan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Daya.

Andi Hadi Ibrahim Baso ditetapkan sebagai tersangka sejak 10 Juli 2020 lalu. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. "Iya benar, sudah tersangka,” kata Ibrahim Tompo, Senin (13/7).

Ia menjelaskan bahwa kedua tersangka dijerat dengan pasal 214 ayat (1), 335, 336, 55 KUHP Juncto Pasal 93 Undang Undang Karantina Kesehatan nomor 6 tahun 2018 “Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujarnya.

Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Makassar, Abdul Azis Namu mengatakan bahwa kasus yang menjerat Andi Hadi Ibrahim Baso sudah bergulir di BK DPRD sejak 6 Juli 2020 lalu.

Bahkan, kata dia, pihaknya pada pekan lalu telah memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Selain itu, pihaknya juga memanggil saksi dari pihak keluarga korban.

“Kita masih akan melakukan verifikasi, mungkin pekan depan kita akan panggil pihak RSUD Daya,” kata Azis.

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Makassar, Anwar Faruq hanya memberikan keterangan yang singkat. “Kami PKS, akan menjunjung tinggi proses hukum,” kata Anwar singkat.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT