Cek Fakta: Benarkah Ada Uang Rp 1 Miliar Hanyut Milik Anggota Batalyon Yonif 721 Makassau?
KABARMAKASSAR.COM | 17/07/2020 14:55
Cek Fakta: Benarkah Ada Uang Rp 1 Miliar Hanyut Milik Anggota Batalyon Yonif 721 Makassau?

KabarMakassar.com — Beredar video yang membuat heboh warga di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan dengan adanya uang Rp 1 Milliar yang hanyut di Sungai Bendungan Kampung Ongkoe. Video yang diunggah pada 15 Juni 2020 lalu pukul 00:26 WITA ini memperlihatkan visual warga yang sedang menggotong sebuah sepeda motor dengan durasi 21 detik, dan menuliskan “uang 1 M hanyut”.

Tidak hanya itu caption dalam unggahan video Facebook FP Pinrang Sidrap 2 tersebut juga menuliskan,



#pinrang

Pencarian Uang 1 M
Kronologi kejadian seorang TNI mengalami kecelakaan Tunggal Jatuh dan terjun ke sungai dekat bendungan Lingkungan Ongkoe,Kab. Pinrang bersama dengan sepeda MotorNya dgn membawa Uang diranselnya diTaksir 1 M, korbannya tidak mengalami luka serius, sepeda motornya sudah ditemukan dan diangkat akan tetapi ransel yg berisi uang yg ditaksir 1 M itu sampai saat ini belum ditemukan. Warga Antusias dalam membantu pencarian Uang tersebut bersama dgn SAR dan TNI.
14-7-2020.

 

Video FB dari akun FP Pinrang Sidrap 2 sudah viral di media sosial dengan 2.323 tayangan dan 36 orang yang membagikan video tersebut.

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan hasil cek fakta yang dilakukan tim KabarMakassar.com di Kabupaten Pinrang, dengan hebohnya pencarian uang Rp 1 Milliar di Sungai milik seorang Personil dari Batalyon 721 Makassau yang mengalami kecelakaan tunggal pada 14 Juli 2020 lalu di jalan Poros Benteng, tepatnya di Bendungan Kampung Ongkoe, Kelurahan Macinnae, Kecamatan Paleteang. Komandan Batalyon (Danyon) 721 Makassau, Letkol Inf Andi Wicaksono Wibowo pun angkat bicara.



Letkol Inf Andi Wicaksono Wibowo membenarkan jika anggota Yonif 721 mengalami kecelakan tunggal tersebut memang benar. Ia juga menjelaskan jika anggotanya tersebut membawa sebuah tas ransel berisikan sebuah buku cacatan keuangan khusus internal, serta buku tabungan yang sifatnya penting.

Sementara terkait dengan uang yang dimiliki anggota TNI tersebut hanyut di Sungai tersebut tidak benar.

“Informasi yang berdar bahwa ada uang tunai Rp 1 milliar hingga 1,8 milliar itu keliru dan HOAX. Yang benar itu adalah hanyalah buku catatan keuangan khusus internal, bukan uang tunai,” ungkap Letkol Inf Andi Wicaksono Wibowo saat ditemui Tim Cek Fakta di Mako Yonif 721.

Dalam penelusuran cek fakta, tim melakukan wawancara langsung dengan Danyon 721 Makassau. Dijelaskan bahwa saat kejadian Tim SAR Pinrang ikut mencari kendaraan yang tenggelam, serta buku catatan tersebut.

Selain itu Letkol Inf Andi Wicaksono menghimbau agar masyarakat tidak mudah menerima informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Alhamdulillah, anggota selamat dan kendaraannya sudah ditemukan saat itu juga. Informasi yang beredar di Medsos dan masyarakat terkait uang tunai itu hoax,” kata dia.

KESIMPULAN

Uang Rp 1 Milliar yang dinarasikan dalam sebuah video milik akun FP Pinrang Sidrap 2 tidak benar dan informasi yang salah. Dimana dijelaskan Danyon 721 Makkasau jika anggotanya memang terjatuh ke sungai dengan kendaraannya. Namun tidak ada benarnya jika uang milik anggota TNI Rp 1 Milliar yang hanyut didalam ransel.

Informasi yang disebarkan melalui akun Facebook FP Pinrang Sidrap 2 tidak benar dan menyebarkan informasi yang salah.

REFERENSI

 

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT