Tak Fasih Baca Al Quran Bisa Menggugurkan Promosi Jabatan ASN di Gowa
KABARMAKASSAR.COM | 01/09/2020 11:00
Tak Fasih Baca Al Quran Bisa Menggugurkan Promosi Jabatan ASN di Gowa

KabarMakassar.com -- Sebanyak 76 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Gowa hari ini mengikuti tes kompetensi membaca Al Qur'an di Baruga Tinggi Mae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Minggu (30/8).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Muh Basir mengatakan tes ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi bagai peserta yang ikut lelang jabatan.

"Ini bagian dari seleksi kompetensi inilah yang mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri untuk pelantikan. Tes mengaji ini untuk prasrat untuk mendukung jabatan di Gowa," kata Muh Basir

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya mengatakan bahwa, seleksi ini dilakukan untuk mengisi jabatan eselon II, III dan IV yang kosong. Menurutnya ini sudah mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri.

Lanjut orang nomor satu di Gowa ini, ke depan fasih membaca Al Qur'an akan menjadi persyaratan wajib bagi ASN yang akan promosi jabatan khusus yang beragama Islam.

"Jadi kalau ASN mau mendapatkan jabatan meskipun dari dari sisi kompetensi mampu, pintar, cerdas, hebat tapi kalau tidak fasih membaca Al Qur'an maka itu yang akan menggugurkan," kata Adnan.

Kebijakan fasih membaca Al Qur'an bagi ASN yang akan menduduki jabatan ini, kata Adnan, merupakan gelombang pertama dan merupakan daerah pertama yang melakukan di Sulsel.

Sementara itu, bagi yang belum fasih akan diberi waktu selama 6 bulan setelah dilantik untuk memperlancar membaca Al Qur'an. Kemudian akan disertai dengan surat pernyataan siap mundur jika tidak bisa membaca Al Qur'an dengan fasih selama 6 bulan.

Adnan berharap ASN yang nantinya akan menduduki jabatan baik eselon II, III maupun IV agar loyal, bekerja dengan baik sesuai aturan serta rajin dan disiplin.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri yang ikut seleksi jabatan mengaku salut dengan kebijakan wajib tahu membaca Al Qur'an yang diambil oleh Bupati Gowa ini.

"Kami salut dan bangga dibawah kepemimpinan bapak Bupati Adnan IYL selain mengedepankan aspek kompetensi akademik, beliau juga mengedepankan kemampuan spritual dan religius pejabatnya di Gowa," kata Andi Tenriwati.

Sekedar diketahui bahwa seleksi baca Al-Qur'an ini dites langsung oleh Imam Masjid Agung Syekh Kabupaten Gowa. Kemudian surah dan ayat yang akan dibaca oleh peserta di pilih langsung oleh penguji.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT