Gempa Mamuju dan Majene, 10 Orang Meninggal dan Satu Kecamatan Terisolir
KABARMAKASSAR.COM | 19/01/2021 16:31
Gempa Mamuju dan Majene, 10 Orang Meninggal dan Satu Kecamatan Terisolir

KabarMakassar.com -- Pasca terjadinya gempa yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene pada 14-15 Januari 2021 baru-baru ini, hingga kini tercatat telah menelan 10 korban jiwa di Kabupaten Majene.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Majene, H Lukman. Ia mengatakan sebelumnya kurang dari 10 orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa bumi, namun hari ini dilaporkan terdapat penambahan menjadi 10 orang, ratusan orang korban luka-luka dan puluhan ribu orang mengungsi.

“Saat ini terjadi tambahan 10 orang yang meninggal dunia, ratusan yang sakit (Luka-Luka) di Majene akibat gempa,” kata Lukman saat menerima bantuan logistik yang diserahkan langsung oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid Bersama relawan lainya di Posko dapur umum Tagana Pinrang yang berada di Kecamatan Malunda, Majene, Senin (18/1) sore.

Lukman menambahkan terdapat dua Kecamatan yang terdampak parah akibat diterjang gempa bumi, yakni Kecamatan Malunda dan Kecamatan Bulu Manda. 

“Sementara Kecematan Bulu Manda ini masih terisolosir di sana. Kami masih terus kerahkan relawan dan alat kesana karena terdapat beberapa titik titik longsor disana,” ujarnya.

Ia berharap pasca musibah bencana alam tersebut masyarakat segera pulih serta kembali beraktivitas pasca gempa, agar perekonomian kembali berjalan.

Sementara itu, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid ikut prihatin atas musibah gempa yang menimpa masyarakat Majene dan Mamuju.

Ia berharap dengan adanya bentuan logistik dari masyarakat dan Pemda serta TNI/Polri yang ada di Pinrang setidaknya dapat meringankan beban korban gempa bumi.

“Kami turut prihatin dan bela sungkawa atas terjadinya korban jiwa atas musibah ini. Ini bantuan dari masyarakat, para relawan, dan juga pemda Pinrang,” kata Irwan saat menyerahkan langsung bentuan tersebut kepada Bupati Majene.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT