Pelaku Balap Liar Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba Diringkus, Dua Lagi Masih Diburu
KABARMAKASSAR.COM | 09/02/2021 10:40
Pelaku Balap Liar Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba Diringkus, Dua Lagi Masih Diburu
Kasat Reskrim bersama tersangkal. (Fitriani Lestari).

KabarMakassar.com -- Polres Bulukumba menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap anggota TNI Sertu Akbar.

Kedua tersangka berinisial MA dan NF kini diamankan di Polres bulukumba, dengan barang bukti sebilah parang dan beberapa anak panah serta busur yang diduga digunakan menganiaya  TNI Sertu Akbar.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bayu Wicaksono Febrianto mengatakan, para tersangka ditangkap di lokasi berbeda.

"Kalau NF diserahkan pihak keluarga ke Polres Bantaeng, dan MA ditangkap di Maros," kata Bayu saat jumpa pers di Polres Bulukumba (8/2).

Bayu mengungkapkan, terdapat dua orang lain yang diduga terlibat dalam penganiayaan ini, mereka masih dalam pengejaran.

"Alasan tersangka menganiaya korban karena tidak terima ditegur saat balapan liar. Akhirnya korban diserang," ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota TNI dilarikan ke RSUD Bulukumba setelah terkena panah di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (24/1/2021) dini hari.

Ia korban pengeroyokan saat melintas di jalan tersebut.

"Awalnya korban adu mulut dengan pelaku. Dari keterangan saksi, ada sepuluh pelaku yang menganiaya korban," kata AKP Bayu Wicaksono. Sementara 2 pelaku utama masih dalam proses pengejaran aparat Polres Bulukumba.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT