Sokong Pariwisata, DPR Dorong Pendirian RS Pratama di Raja Ampat
Info Teras | 11/10/2021 19:00
Sokong Pariwisata, DPR Dorong Pendirian RS Pratama di Raja Ampat

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mendorong didirikannya Rumah Sakit (RS) Pratama untuk menyokong pengembangan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Menurutnya, selain infrastruktur, destinasi wisata harus didukung dengan pelayanan kesehatan yang memadai agar para wisatawan lebih merasa aman mengunjungi kota dengan keindahan baharinya tersebut.
 
“Ketika mereka (wisatawan) diving dan mereka bermain air, lalu ada kecelakaan kecil, kalau rumah sakitnya tidak representatif tentu akan sulit. Jadi sebenarnya untuk mendukung pariwisata kita harus menopang dari banyak pihak. Mulai (dari) infrastruktur, lalu rumah sakitnya, sumber daya manusianya dan sebagainya,” terangnya usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI dengan Bupati Raja Ampat di Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Ninik, sapaan akrab Nihayatul, menambahkan bahwa SDM di Raja Ampat juga perlu dikembangkan. Hal ini dapat ditingkatkan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang sudah ada dapat melayani para wisatawan dengan kompetensi yang lebih baik lagi. Pihaknya pun mengapresiasi kinerja Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati atas cakupan health coverage yang telah mencapai 100 persen.

“Saya pikir itu sudah sangat progresif dan bisa menjadi garansi kepada masyarakat di Raja Ampat ini untuk bisa lebih baiknya ke depan. Kita ini (DPR dan pemerintah) pusat harus turun, harus melihat apa yang dibutuhkan untuk menguatkan pariwisata yang ada di (Raja Ampat) sini. Jadi bukan hanya pariwisata hanya sekedar tempat wisatanya yang dibagusin tapi juga poin-poin yang lainnya, infrastrukturnya, kesehatannya, transportasinya, sumber daya manusianya pun juga harus dikuatkan,” imbau legislator dapil Jawa Timur III ini.

Dalam kesempatan sama, Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati meyakini bahwa Kunjungan Komisi IX DPR RI ke Raja Ampat dapat menindaklanjuti usul pembangunan RS Pratama yang nantinya akan dibangun di Raja Ampat bagian selatan. Perlu diketahui, antara Pulau Misool dengan Kota Waisai yang menjadi pusat pemerintahan Raja Ampat itu memakan waktu perjalanan sekitar lima jam. Oleh karena itu, didirikannya RS Pratama di Raja Ampat merupakan hal yang mendesak.

“Kami juga membutuhkan puskesmas prototype yang  juga sudah dibangun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan berbagai hal juga yang perlu kami minta perhatian adalah Rumah Sakit kami yang sudah ada, yang dalam hal ini adalah  kelas tipe D agar dapat diberikan dukungan dari  Kementerian Kesehatan berupa sarana dan prasarana alat kesehatan dan juga pembangunan,” pinta Bupati Raja Ampat. 


BERITA TERKAIT