Bayi Prematur Karena Keracunan Ikan Tongkol Dirujuk ke RSUD Cilacap
Iqbal Muhtarom | 28/03/2018 14:46
Bayi Prematur Karena Keracunan Ikan Tongkol Dirujuk ke RSUD Cilacap
Anggota kepolisian memantau warga keracunan yang dirawat di Puskesmas Kampung Laut kabupaten Cilacap, Minggu (25/3).

CILACAP, SATELITPOST-Bayi Darsih (17) yang lahir karena dampak keracunan ikan tongkol di Kecamatan Kampung Laut akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Cilacap, Selasa (27/3).

Berbagai pertimbangan dilakukan, di antaranya berat bayi pada saat dilahirkan yang tergolong rendah. Yakni cuma 2.000 gram. Tak hanya itu, bayi juga dilahirkan pada saat usia kandungan masih 8 bulan.

Baca Juga: Perut Mulas Karena Keracunan Ikan Tongkol, Warga Kampung Laut Ini Melahirkan Bayinya

“Bayi yang lahir, hari ini dirujuk ke RSUD Cilacap dengan alasan prematur dan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah),” ujar Kepala Puskesmas Kampung Laut, Suwono kemarin.

Bayi berjenis kelamin lak-laki dari warga Desa Panikel ini dibawa menggunakan perahu milik Puskesmas Kampung Laut sekitar pukul 10.30 WIB.

Rujukan ini dilakukan karena peralatan di Puskesmas Kampung Laut masih belum memadai. Harapannya setelah dirujuk ke RSUD Cilacap, bayi Darsih bisa mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga: Ikan Tongkol Bikin Keracunan Ratusan Warga Kampung Laut, Terlalu Lama di Es?

Sementara itu, pasien lainnya yang sebelumnya rawat inap sudah pulang seluruhnya Selasa kemarin. Meski masih ada satu pasien yang rawat jalan, karena sebelumnya berobat di klinik swasta.

“Sudah pulang semua, pasien baru KLB ada satu yang sebelumnya mendapatkan pengobatan di klinik swasta di Kawunganten,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Marwoto mengatakan, jika sampai saat ini masih menunggu hasil pengecekan laboratorium dari sampel makanan olahan ikan tongkol yang menyebabkan ratusan orang keracunan.

“Masih menunggu, belum ada hasilnya. Dinas juga terus melakukan pamantauan kepada mereka yang sebelumnya kena keracunan, manakala ada sisa-sisa gejala,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Keracunan Ikan Tongkol, Kepala Puskesmas Kampung Laut: Ini Kejadian Luar Biasa

Sebelumnya, sekitar 113 warga lebih terdampak keracunan setelah menyantap menu makanan olahan ikan tongkol di hajatan sunatan anak dari Ramdani (37) warga Dusun Muaradua RT 4 RW 3 Desa Panikel Kecamatan Kampung Laut pada Kamis (23/3) malam.

Sejak Jumat (23/3) pagi, warga yang merasa pusing, mual, muntah-muntah serta buang air besar terus menerus pun berobat ke Puskesmas Kampung Laut. Ada sekitar 49 orang yang dirawat inap di Puskesmas termasuk bayi Darsih. Serta puluhan orang rawat jalan.

Warga terdampak keracunan, tidak  hanya melakukan pengobatan di Puskesmas, beberapa warga juga melakukan pemeriksaan pengobatan di  bidan Muswati Kawunganten, Puskesmas pembantu Kampung Laut, dan balai pengobatan Fatimah. (renny tania)

Sumber: www.satelitpost.com


BERITA TERKAIT