Pecinta Vespa Negara Lain Akan Hadir di Scooter Festival
TEMPO.CO | 19/09/2018 16:45
Sejumlah Skuter Vespa terlihat di Museum Piaggio selama perayaan untuk memperingati 50 tahun Vespa Primavera di Pontedera, Italia, 19 April 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi
Sejumlah Skuter Vespa terlihat di Museum Piaggio selama perayaan untuk memperingati 50 tahun Vespa Primavera di Pontedera, Italia, 19 April 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi

TEMPO.CO, Yogyakarta - Tidak kurang dari 50 ribu pecinta skuter dari berbagai belahan negara dunia diprediksi bakal memadati event lebarannya anak Vespa yang dikenal sebagai Indonesia Scooter Festival (ISF) 2018 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, Yogyakarta 22-23 September 2018.

“Ada banyak pecinta skuter dari berbagai negara sudah memastikan datang untuk acara ISF itu, mulai dari Thailand, Vietnam, Italia, Jerman, Amerika, Malaysia, dan Singapura,” ujar Dwi Yudha Danu, penggagas sekaligus Ketua ISF 2018 kepada Tempo Rabu 19 September 2018.

Baca: Lulusan SMP, Yogi Hermawan Sukses Jual Vespa Tank ke Spanyol

Penyelenggaraan ISF tahun ini mengusung tema Freedom atau kebebasan. Dengan maksud seluruh pecinta skuter berbagai merek diperbolehkan ikut serta tanpa memandang apakah motornya itu dipakai untuk harian atau sekedar menjadi karya seni.

Pada event ini bakal menampilkan deretan skuter langka yang sudah jarang dilihat dan mengaspal di Indonesia. Dari informasi yang diperoleh panita, dalam acara ini para kolektor pemilik skuter khususnya merek Vespa yang legendaries seperti tahun 1946 dan 1951 bakal ikut mejeng.

“Bedanya event tahun ini dengan sebelumnya, peserta boleh melakukan jual beli motornya di lokasi dengan syarat berlaku,” ujarnya. Syarat itu yakni mendaftar registrasi Rp 250 ribu dan kendaraannya dalam kondisi lengkap terutama surat-surat kepemilikan.

Baca:  Pemesanan Vespa Elettrica Dibuka Oktober, Harga Kelas High End

Tak hanya itu, dalam ajang kali ini para pecinta skuter juga bakal disuguhi kejutan pertunjukkan tak biasa yakni tampilnya para Freestyler Scooter yang tampil dalam atraksi tong setan menggunakan scooter.

“Jadi tong setan menggunakan scooter ini merupakan pertama di Indonesia, karena biasanya tong setan di pasar malam umumnya menggunakan motor yang sudah di oprek,” ujarnya.

Salah satu konten yang menarik dalam event ini adanya sesi bagi para anak untuk menanamkan pentingnya penggunaan helm sejak usia dini.

Tahun ini juga kompetisi dynotest, freestlye, pedal car, artis nasional, tattoo, fasilitas untuk keluarga, kids zone, food truck dan banyak lagi.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT