Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2021
TERASLAMPUNG.COM | 08/12/2021 13:05
Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2021
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan rekannya Marcus Fernaldi Gideon mengembalikan kok ke arah lawannya asal Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam pertandingan babak final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Ahad, 16 Februari 2020. Kevin dan Marcus menang dengan skor 22-20 dan 21-16. ANTARA/Humas PBSI/Nafi/APP

TERASLAMPUNG.COM — Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memastikan tidak mengirimkan kontingen ke ajang Badminton World Federation (BWF) Championships 2021 yang akan digelar di Huelva, Spanyol, 12-19 Desember 2021 mendatang. Pengiriman kontingen bulutangkis Indonesia itu dibatalkan karena merebaknya varian Covid-19, Omicron, di Eropa.

Melalui akun Instagram, PBSI menyatakan  keputusan itu diambil langsung oleh Ketua Umum Agung Firman Sampurna. Mereka menyatakan Agung mengambil keputusan itu setelah mendapatkan masukan dari pengurus, pelatih dan Kepala Bidang Bina Prestasi PBSI Rionny Mainaky.

Keputusan itu Agung dengan memikirkan kesehatan dan keselamatan para atlet. Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan cs yang seharusnya berangkat ke Spanyol pada Selasa malam kemarin pun telah dipastikan batal berangkat.

“Tim bulutangkis Indonesia menarik diri dari keikutsertaan ke BWF World Championship 2021 atau Kejuaraan Dunia 2021 yang akan berlangsung di Huelva, Spanyol, pada 12-19 Desember 2021,” begitu pernyataan PBSI.

“Keputusan ini diambil oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna demi menjaga keselamatan pemain setelah mendapat masukan dari pengurus, pelatih, dan Kabid Binpres. Penyebaran varian baru virus Covid-19 Omicron yang tidak menentu menjadi alasan utamanya.”

“Sebelumnya, sesuai laporan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta kepada Ketua Umum PB PBSI Agung Firman Sampurna, diputuskan bahwa keberangkatan tim bulutangkis Pelatnas Cipayung ke Kejuaraan Dunia dibatalkan. Ini mengingat pemerintah Republik Indonesia sangat perhatian terhadap merebaknya varian virus Omicron, serta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para atlet.”

Kepastian tidak mengirim atlet ke ajang BWF Championships 2021 ini menjadi jawaban atas spekulasi yang beredar di dunia maya sejak pasca-Festival Bulutangkis di Bali yang menyebutkan Indonesia tidak mengirimkan atlet ke Spanyol. Dua hari terakhir dunia maya makin ramai setelah munculnya berita kemungkinan pembatalan tim Indonesia ke ajang BWF Championships 2021 yang dilansir media Malaysia, The Straits Times (TST).

TST berspekulasi bahwa pembatalan pengiriman atlet bulutangkis Indonesia ke BWF Championships 2021 kemungkinan disebabkan dua sebab, yaitu penyebaran varian Omicron dan masalah dana.

Pada ajang BWF Camhionships 2021 tersebut Indonesia mendapatkan jatah 16 wakil. Dari 16 wakil tersebut, enam di antaranya langsung masuk ke babak kedua (mendapatkan bye) karena prestasinya di ajang BWF sebelumnya. Mereka adalah Kevin/Marcus,  Ahsan / Hendra, Greysia / Apriyani, Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Pebulangkis Indonesia lain yang juga mestinya ikut even tersebut adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Tommy SugiartoSiti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, Gregoria Mariska Tunjung, dan  Ruselli Hartawan.

Meskipun tidak secara langsung mengungkapkan kekecawaannya, setidaknya ada dua pasangan ganda Indonesia yang harus memupus mimpi besarnya di ajang ini. Mereka adalah pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan pasangan ganda putri Greysa Polii/Apriyani Rahayu.

Ahsan/Hendra layak kecewa karena mereka adalah juara BWF Champhionship 2020 yang ingin mempertahankan gelar juara. Sedangkan pasangan Greysa/Apriyani adalah peraih medali emas Olimpiade Tokyo yang ingin menutup tahun 2o21 dengan mengawinkan gelar menjadi juara BWF Championship 2021. Bagi Greysa Polii pribadi, menjadi juara BWF Championship 2021 adalah salah satu mimpi besarnya sebelum ia memutuskan gantung raket.

teraslampung.com


BERITA TERKAIT