Menpora Ungkap Perkembangan Dunia Olahraga Selama Pandemi Corona
TEMPO.CO | 10/05/2020 05:24
Menpora Zainudin Amali. TEMPO/Irsyan
Menpora Zainudin Amali. TEMPO/Irsyan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19 dengan cara peningkatan daya tahan tubuh dan menjaga imunitas melalui aktivitas olahraga, pihaknya telah meluncurkan Lomba Senam Stay At Home sejak tanggal 1 Mei hingga Agustus 2020.

“Supaya masyarakat tetap bergerak (olahraga), karena dengan bergerak akan terjadi kebugaran fisik,” kata Zainudin dalam video diskusi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sabtu, 9 Mei 2020.

Di samping itu, dalam rangka pembinaan prestasi olahraga bagi kalangan atlet, Zainudin juga mengumpulkan para stakeholder seperti KONI maupun cabang olahraga dan pelaksana kompetisi kegiatan olahraga profesional pada 13 Maret 2020 untuk merundingkan mengenai bagaimana langkah yang harus diambil untuk tetap menggerakkan kegiatan olahraga di tengah pandemi Covid-19.
 
Dalam hal ini, Menpora dan para stakeholder telah menyepakati untuk mentaati aturan yang sudah dibuat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covi-19 dengan meniadakan segala aktivitas kompetisi olahraga sementara waktu. Hal itu dilakukan karena kegiatan olahraga berpotensi memicu adanya kerumunan sehingga anjuran physical distancing menjadi terkendala.
 
Kemenpora, kata dia, juga melakukan pemantauan terhadap beberapa kegiatan pelatihan nasional para atlet yang berhubungan dengan agenda kompetisi olahraga di Tanah Air seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Olimpiade Tokyo yang pelaksanaannya sama-sama diundur.
 
“Kepada para atlet dan pelatih tetap kita anjurkan berlatih secara mandiri,” ucap Zainudin.
 
Hal itu dilakukan semata-mata untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19, khususnya menjaga para atlet tetap bugar dan siap untuk bertanding pada waktu yang sudah ditentukan. “Kami berpandangan bahwa kami lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet dan pelatih dibanding yang lain-lain,” kata Zainuddin.
 
Di samping itu, ia juga meminta kepada masyarakat agar lebih bijak dan mengerti dengan kondisi yang seperti sekarang ini bahwa protokol kesehatan dan anjuran pemerintah melalui Gugus Tugas harus dipatuhi sebagai pencegahan penularan Covid-19.
 
“Masyarakat tentu bisa melihat sendiri kegiatan-kegiatan keolahragaan sekarang ini, tetapi sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa kita tidak akan dimulai sebelum Gugus Tugas memberikan aba-aba untuk kita mulai,” ujar dia.
 
IRSYAN HASYIM
 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT