Formula 1, FIA Tegur Ferrari atas Pelanggaran Protokol Kesehatan
TEMPO.CO | 11/07/2020 08:41
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel berjalan di lintasan dengan anggota tim mengenakan masker menjelang berlangsungnya Grand Prix Austria, di Styria, Austria, 2 Juli 2020. Tim dan pembalap Formula 1 akan menjalani Grand Prix yang sangat berbeda tahun ini ka
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel berjalan di lintasan dengan anggota tim mengenakan masker menjelang berlangsungnya Grand Prix Austria, di Styria, Austria, 2 Juli 2020. Tim dan pembalap Formula 1 akan menjalani Grand Prix yang sangat berbeda tahun ini karena pandemi virus corona dan sporting director Ferrari Laurent Mekies mengungkapkan salah satu tantangan terbesar di sana. REUTERS/Leonhard Foeger

TEMPO.CO, JakartaFerrari mendapat peringatan dari federasi otomotif internasional, FIA, karena kedapatan melanggar protokol kesehatan seusai penyelenggaraan Grand Prix Austria akhir pekan lalu. Pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Sebastian Vettel ketahuan berinteraksi dengan orang-orang yang berada di luar kelompok yang telah ditentukan.

Leclerc, bahkan pulang ke rumahnya di Monako, setelah finis runner-up di seri pembuka itu. Sementara siaran televisi memperlihatkan Vettel berbicara dengan para petinggi tim Red Bull, tanpa mengenakan masker, di paddock sirkuit Red Bull Ring.

Peringatan itu lebih ke soal menghargai sistem grup yang telah diterapkan dan perlunya jaga jarak fisik dan sosial ketimbang plesiran Leclerc ke Monako."Ferrari telah diberi peringatan jika melakukan pelanggaran kode COVID-19 lebih lanjut maka akan dipanggil ke steward," kata juru bicara FIA seperti dilansir Reuters, Jumat, 10 Juli 2020.

Dalam Kode Covid-19, FIA menyebutkan bahwa setiap waktu yang dihabiskan di luar venue tertutup harus dihabiskan dengan anggota dari kelompok yang sama, menjaga interaksi dengan orang di luar grup minimal.

Pebalap Mercedes Valtteri Bottas juga kedapatan pulang ke Monako setelah menjuarai GP Austria. Namun, ia tetap bersama orang-orang dari kelompoknya, yaitu sang kekasih; pesepeda asal Austria Tiffany Cromwell, dan pelatihnya. Sejumlah petinggi tim juga meninggalkan Red Bull Ring, termasuk Zak Brown dari tim McLaren.

Adapun Kepala Tim McLaren Andreas Seidl mengatakan Brown harus terbang untuk urusan bisnis. "Namun ia tetap menjalankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan mengisolasi diri," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT