Rekor Konsistensi Joan Mir dan Suzuki Ecstar di MotoGP 2020
TEMPO.CO | 28/09/2020 05:17
Duet tim Suzuki Ecstar Alex Rins (kiri) dan Joan Mir (kanan) melakukan selebrasi setelah finis P3 dan P2 di Grand Prix Catalunya, Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020). Reuters/Albert Gea
Duet tim Suzuki Ecstar Alex Rins (kiri) dan Joan Mir (kanan) melakukan selebrasi setelah finis P3 dan P2 di Grand Prix Catalunya, Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020). Reuters/Albert Gea

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mencetak sejarah sebagai pembalap Suzuki yang naik podium tiga kali secara beruntun saat seri balap di MotoGP Catalunya, Ahad, 27 September 2020. Ia berhasil mencetak catatan podium sejak capaian Kenny Roberts Jr pada 2000.

Pembalap yang menjalani tahun keduanya di MotoGP bersama Suzuki Ecstar itu, telah tampil konsisten di lima balapan terakhir dengan naik podium empat kali. Ia finis runner-up di MotoGP Austria dan finis P4 di MotoGP Styria. Kemudian, ia hattrick podium setelah finis di dua seri di Sirkuit Misano di urutan ketiga dan kedua. Terakhir, ia menjadi runner-up di MotoGP Catalunya.

Pembalap Spanyol itu kini melesat ke peringkat dua klasemen dengan jarak hanya delapan poin dari Fabio Quartararo yang merebut kembali pucuk pimpinan klasemen MotoGP. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu menggeser Andrea Dovizioso yang gagal finis di Sirkuit Montmelo itu.

Mir mengawali balapan hari itu dari P8. Ia mengakui jika kualifikasi bukan kekuatan utama Suzuki saat ini. "Balapan yang berat tentunya, karena kami selalu start dari baris ketiga dan di lap pertama kalian harus mengambil banyak risiko," kata Mir, seperti dikutip dari MotoGP, Ahad, 27 September 2020.

Baca juga : Hasil MotoGP Catalunya dan Klasemen Pembalap: Quartararo ke Puncak

Joan Mir meneruskan, "Aku mencoba untuk menyalip sebanyak mungkin pembalap di dua tikungan pertama dan ketika aku berada di belakang Jack Miller di lap pertama, dia selalu sangat kuat. Jadi aku di belakangnya mencoba tidak kehilangan banyak waktu. Dan ketika aku melihat setiap pembalap kehilangan performa bannya, aku mencoba mengatur sedemikian rupa untuk membuat kecepatan yang baik dan memperbaiki posisi."

Mir mengaku bisa saja menang hari itu, jika masih ada satu lap tersisa untuk mengejar Quartararo yang finis 0,9 detik di depannya. "Kemenangan hari ini sangat dekat, tapi Fabio hari ini melakukan tugas dengan luar biasa, dia menjaga bannya dengan sangat baik, dan pada akhirnya dia menang," kata juara dunia Moto3 2017 itu.

Rekan satu timnya, Alex Rins yang masih memulihkan diri dari cedera bahu, melengkapi podium dengan finis ketiga hari itu. Hasil balapan di MotoGP Catalunya adalah pertama kalinya dua pebalap Suzuki naik podium sejak GP San Marino 2007.

Mir dan Rins akan menebar ancaman kembali ke balapan kandang Quartararo di Le Mans, Prancis, dua pekan mendatang. Suhu udara musim gugur akan menjadi salah satu tantangan di balapan seri kesembilan di kalender 2020 yang terdampak pandemi itu.

"Le Mans akan sangat sulit, karena suhunya. Motor ini tidak terlalu suka dingin dan di Le Mans, kami semua akan sedikit kewalahan karena alasan itu. Tapi penting untuk melanjutkan, mencetak sebanyak mungkin poin dan memberikan 100 persen. Di akhir balapan, kita akan lihat," kata Alex Rins.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT