Sandiaga Uno Berolahraga Triathlon di Mandalika, Juga Bicara Soal MotoGP
TEMPO.CO | 16/01/2021 19:37
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah menggunakan sepeda motor listrik buatan anak muda NTB mengelilingi lintasan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah menggunakan sepeda motor listrik buatan anak muda NTB mengelilingi lintasan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (15/1/2020)(ANTARA/Diskominfotik NTB).

TEMPO.CO, JakartaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melakukan olahraga triathlon dengan berenang sepanjang 500 meter dilanjutkan dengan bersepeda sepanjang 7 km dan berlari dengan menempuh jarak 2,5 km di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu.

"Kami baru saja menyelesaikan triathlon trial. Ini adalah bagian dari persiapan teman-teman dari sport tourism untuk mulai menggunakan The Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang kita fokuskan untuk quick winsnya yaitu Sport Tourism. Kita buktikan, berkat dukungan ITDC dan komunitas olahraga, bahwa The Mandalika adalah tempat yang layak untuk sport tourism. Karena saya sudah coba berenang, bersepeda, dan berlari dan merasakan infrastruktur di sini sangat mendukung," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga berharap komunitas bisa berkoordinasi dan berkolaborasi dengan ITDC untuk mulai menyusun event-event sepanjang tahun 2021 menjelang pelaksanaan MotoGP agar bisa meningkatkan semangat dan motivasi serta agar gaung MotoGP ini bisa terasa di seluruh wilayah nusantara.

"Nantinya ada event-event yang akan kami coba kolaborasikan untuk menjadi "calendar of event", tentunya dengan tetap menerapkan protokol COVID-19 yang ketat," ucapnya.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyampaikan arahan Presiden Jokowi agar MotoGP 2021 siap dan dapat berlangsung. Di mana seluruh infrastruktur bisa diselesaikan tepat waktu dan event tahun ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol COVID-19 yang ketat.

"Kita harus all out untuk event ini," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan The Mandalika siap menjadi "sport tourism" unggulan di Indonesia.

"Kawasan The Mandalika sangat lengkap, bisa disiapkan untuk olahraga apapun dan siap menjadi destinasi "sport tourism" unggulan di Indonesia," kata Abdulbar M Mansoer.

Abdulbar menyatakan, selain MotoGP dan WSBK, lanskap The Mandalika cocok untuk olahraga menikmati alam di mana ada 5 pantai, bukit dan gunung yang bisa digunakan untuk trekking serta kegiatan olahraga paralayang. Bahkan, Kemenpora pun sudah menyetujui membangun Mandalika Sports Complex.

"Jadi, kami sangat welcome sekali apabila Kemenparekraf dan komunitas olahraga lainnya ingin memanfaatkan fasilitas the Mandalika," ujarnya.

Baca Juga: Cedera Marc Marquez Disebut Karma karena Valentino Rossi

Oleh karena itu, Abdulbar mengaku optimis The Mandalika dapat menjadi destinasi "sport tourism" unggulan baru di Indonesia dan semakin banyak penyelenggara event olahraga akan memilih The Mandalika sebagai venue kegiatan.

Selanjutnya: Tinjau Sirkuit Mandalika

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan sebelum MotoGP digelar di sirkuit Mandalika setiap minggu dan setiap bulan harus tetap digelar event-event yang mampu menggeliatkan kehidupan pariwisata dan ekonomi kreatif dikalangan masyarakat.

"Sektor pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan," kata Sandiaga Uno didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Sabtu.

Ia menyatakan, tak hanya pariwisata dan ekonomi kreatif saja yang menjadi perhatian. Tetapi juga kelestarian lingkungan. Karena itu, Menparekraf mengajak masyarakat untuk bangkit, dan juga terus meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

Saat mengunjungi KEK Mandalika, Menparekraf Sandiaga Uno bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan rombongan sempat berkeliling dilintasan sirkuit menggunakan sepeda motor listrik buatan putra-putra NTB.

Saat itu, ia mengapresiasi atas upaya-upaya percepatan pembangunan KEK Mandalika termasuk di dalamnya pembangunan lintasan digelarnya MotoGP.

"Dengan adanya sirkuit Mandalika diharapkan dapat mengembangkan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism)," ujarnya.

Indonesia diketahui masuk daftar cadangan untuk penyelenggaraan ajang balap MotoGP 2021. Karena itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengebut pengerjaan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Didukung view Pantai Mandalika yang indah dan eksotik.

Sandiaga menegaskan pergelaran MotoGP yang sedang diperjuangkan untuk diselenggarakan di Sirkuit Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, diharapkannya mampu memicu kebangkitan ekonomi daerah sekitar.

"Saya ingin MotoGP ini bukan hanya sekedar infrastrukturnya saja yang terbangun tetapi juga sumber daya manusianya agar mereka bisa dengan cepat memanfaatkan peluang untuk membuka lapangan kerja," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menparekraf untuk menyukseskan event MotoGP.

Kementrian pariwisata, kata Bang Zul, selain mensukseskan MotoGP, tentu akan membuat event-event besar sebelum MotoGP. Karena menurutnya, salah satu cara mendongkrak perekonomian masyarakat adalah dengan memperbanyak event yang melibatkan masyarakat.

Baca Juga: Jadwal Pramusim MotoGP Sepang Badal karena Pandemi Covid

Pada kesempatan tersebut Menparekraf juga menyerahkan bantuan toilet terbaik untuk KEK Mandalika. Toilet ini diklaim sebagai toilet paling lengkap dan juga terbaik jika dibandingkan dengan toilt-toilet di sejumlah destinasi wisara Indonesia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT