Tenis Dunia: Agar Penonton Bisa Hadir, French Open 2021 Ditunda Sepekan
TEMPO.CO | 08/04/2021 12:42
Tenis Dunia: Agar Penonton Bisa Hadir, French Open 2021 Ditunda Sepekan
Tenis Dunia: Agar Penonton Bisa Hadir, French Open 2021 Ditunda Sepekan

TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen tenis French Open 2021 akan ditunda selama satu pekan pada 30 Mei. Jadwal ini mundur dari jadwal semula pada 23 Mei agar ada lebih banyak penonton dapat hadir pada ajang Grand Slam lapangan tanah liat itu.

French Open atau disebut juga Roland Garros tahun lalu ditunda selama empat bulan akibat pandemi COvid-19. Turnamen digelar pada September dan Oktober, lewat dari jadwal reguler pada pada Mei-Juni.

Nantinya, kerumunan penonton dibatasi hanya sejumlah 1.000 orang setiap hari. Hal ini terjadi karena pembatasan sosial yang diperketat di seluruh Prancis pada Rabu pekan lalu. Semua olahraga profesional tetap dijalankan, meskipun secara tertutup.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menyatakan keinginannya untuk membuka kembali bioskop, museum dan teater pada pertengahan Mei 2021. Padahal, sebelumnya, Kementerian Olahraga Prancis mengatakan bahwa pemerintah sedang membahas kemungkinan penundaan beberapa hari ke depan.

Pemain Prancis Alize Cornet mengecam Menteri Olahraga Roxana Maracineanu dan pemerintah Macron atas penundaan itu. "Saya tidak menentangnya tetapi dia hanya mengambil keputusan buruk untuk olahraga dan sepertinya dia tidak peduli," kata Cornet dikutip dari AFP.

Baca juga : Dua Grand Slam Sudah Dikuasai, Naomi Osaka Kini Incar Wimbledon dan French Open

Ia melanjutkan, "Saya tahu itu datang dari pemerintah, saya cukup yakin. (Itu) mungkin juga datang dari turnamen karena saya dengar mereka mungkin bisa memiliki lebih banyak orang jika mereka menunda selama satu minggu. Tapi tetap saja, itu keputusan yang cukup egois karena jadwal akan terpengaruh karena penundaan ini."

Bulan lalu, Gilles Moretton, Presiden Baru Federasi Tenis Prancis (FFT), mengatakan tidak berani mempertimbangkan pembatalan. "Jika kami melakukan lockdown total selama dua bulan, kami jelas perlu mengambil tindakan -- yang terburuk adalah pembatalan langsung, tetapi saya tidak berani membayangkan itu," kata dia.

Rafael Nadal akan mempertahankan gelarnya setelah memenangi French Open ke-13 tahun lalu. Sedangkan, Iga Swiatek dari Polandia adalah juara bertahan tenis putri. Jadwal baru French Open seharusnya tidak terlalu memengaruhi turnamen tenis lainnya, meskipun acara pemanasan awal Wimbledon dimulai pada 7 Juni, di tengah-tengah Roland Garros.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT