Asian Games 2018: Kalahkan Thailand, Basket Putra Buka Peluang
TEMPO.CO | 20/08/2018 22:58
Atlet Indonesia Jamarr Johnson (tengah) melakukan lay-up melewati pemain Thailand Bandit Lakha di   penyisihan Grup A Asian Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta Senin (20/8/2018). ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyudin
Atlet Indonesia Jamarr Johnson (tengah) melakukan lay-up melewati pemain Thailand Bandit Lakha di penyisihan Grup A Asian Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta Senin (20/8/2018). ANTARA FOTO/INASGOC/Wahyudin

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Basket Putra Indonesia berhasil memperpanjang nafas di Asian Games 2018, setelah menaklukkan Thailand dengan skor 98 - 86, di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Agustus 2018.

Baca juga: Timnas U-23 Juara Grup: Lilipaly Cemerlang, Irfan Jaya Menentukan

Dengan hasil ini, skuad asuhan Fictor Roring masih berpeluang lolos dari babak penyisihan grup.

Pertandingan ketat terjadi di kuarter pertama. Thailand lewat dua shooting guard Chitchai Ananti dan Narkorn Jaisanuk tampil impresif. Namun Indonesia dengan komando dari Xaverius Prawiro juga mampu memberikan perlawanan. Kuarter pertama ditutup dengan skor 30-29 untuk kemenangan Indonesia.

Thailand nyaris menyamakan kedudukan di akhir kuarter tiga. Namun Indonesia berhasil menjaga keunggulan hingga kuarter keempat berhasil. Shooting guard Indonesua Jamarr Andre Johnson menjadi bintang dengan menciptakan 28 poin.

"Yang harus saya apresiasi dari tim ke para pemain terutama adalah fighting spirit mereka hari ini sangat luar biasa dan terus fokus. Masalah poin ketat itu wajar karena kita melawan salah satu tim kuat di Asia Tenggara," kata Roring saat ditemui usai pertandingan.

Baca juga: Perolehan Medali Asian Games: Cina Melejit, Indonesia Keempat

Indonesia menelan kekalahan di laga perdana Grup A dari Korea Selatan. Laga kontra Thailand menjadi pertandingan hidup mati jika ingin terus bersaing di Asian Games ini.

"Padahal tekanan ada di kubu kita, main di kandang, harus menang. Tapi, fokus anak-anak tidak goyah. Kuarter pertama Thailand memang sedang jago, mereka masih menemukan form-nya, nembak dari segala arah masuk. Saya yakinkan anak-anak itu hanya sementara, tidak mungkin mereka menembak masuk terus," kata Roring.

Dengan hasil ini, Indonesia harus memastikan memenangkan laga terakhir kontra Mongolia jika ingin lolos dari fase grup. "Lawan Mongolia tentu saja jadi laga penentuan lagi. Tadi saya tekankan juga ke anak-anak, hari ini tidak ada capek, tidak ada sakit. Kita harus fokus ke Mongolia dan berharap bisa bermain seperti tadi," kata dia.

Saat ini Indonesia ada di peringkat tiga di bawah Korea Selatan dan Thailand. Mongolia ada di peringkat terbawah dengan catatan belum pernah meraih kemenangan selama di Asian Games 2018 ini.

EGI ADYATAMA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT