Tak Dapat Lawan Tanding, Tim Karate PON Papua akan Tinggalkan Bali
JUBI.CO.ID | 27/07/2021 20:47
Tak Dapat Lawan Tanding, Tim Karate PON Papua akan Tinggalkan Bali
Karateka putri Indonesia Srunita Sari Sukatendel (kiri) mencoba melepaskan tendangan ke arah karateka putri Thailand Paweena Raksachart pada final Karate nomor kumite bawah 50 kg di KLCC, Kuala Lumpur Malaysia, 22 Agustus 2017. Srunita menang dengan skor 6-0. ANTARA/Wahyu Putro

Jayapura, Jubi – Tim karate Papua yang sedang menjalani try out di Bali kesulitan mencari lawan uji tanding, gara-gara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Pulau Dewata. Mereka akan kembali ke Papua pada 30 Juli mendatang.

Bali dipilih sebagai lokasi try out tim karate Papua yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua, karena banyak karateka Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang berlatih di Pulau Dewata itu. Para karateka Pelatnas dan karateka dari berbagai daerah memiliki agenda laga uji tanding di Pulau Dewata itu.

Pelatih tim karate PON Papua, Zakarias Sogorom mengatakan timnya mendapat banyak kemajuan saat berlatih di Bali. Akan tetapi, sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali, tim karate PON Papua kesulitan mencari lawan uji tanding.

“Progres kami, semuanya tidak ada kendala, dan sudah sangat baik. Hanya saja kami belum mendapatkan kesempatan untuk beruji tanding karena terkendala PPKM COVID-19. Jadwal awalnya, tanggal 30 Juli ini [kami beruji tanding]. Akan tetapi, karena PPKM, [uji tanding] itu akhirnya tidak jadi,” kata Sogorom saat dihubungi Jubi pada Selasa (27/7/2021).

Menurut Sogorom, tim karate PON Papua sebenarnya sudah mendapatkan lawan untuk beruji tanding. “Sebelumnya, yang sudah menyatakan bersedia itu [tim karate] Kalimantan Timur, Jawa Timur, juga Jawa Tengah,” ungkapnya.

Karena pandemi COVID-19 dan PPKM di Bali, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua memutuskan untuk memulangkan tim karate kembali ke Papua pada 30 Juli mendatang. “Tadi malam kita sudah dihubungi KONI Papua, untuk menarik tim kami tanggal 30 Juli. [Pemusatan latihan] semua cabang olahraga yang ada di sini akan ditarik pulang,” kata Sogorom.

Sebelumnya, KONI Papua telah menyatakan akan segera memulangkan atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan di Jawa dan Bali, karena lonjakan kasus COVID-19 di sana. Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan cabang olahraga yang menjalani try out atau pemusatan latihan di Jawa dan Bali untuk segera kembali ke Papua.

Pemulangan itu diputuskan untuk mengantisipasi penutupan arena olahraga di Jawa dan Bali, serta mengantisipasi rencana pemberlakuan lockdown di Papua. Selain itu, sejumlah cabang olahraga menjadwalkan uji coba arena PON XX Papua pada Agustus dan September 2021.

“Atlet akan dipulangkan. Secepatnya semua atlet kami akan tarik kembali ke Papua, karena venue-venue di sana akan ditutup. Atlet kami yang try out di Jawa akan kami tarik kembali, secepatnya,” kata Kogoya.

jubi.co.id


BERITA TERKAIT